Istana Buka Suara soal Peluang Pemangkasan Anggaran Pertahanan dan Polri

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan terkait efisiensi anggaran pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan terkait efisiensi anggaran pemerintah.
Ringkasan: Istana menjelaskan peluang pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri oleh Presiden Prabowo merupakan opsi jika dibutuhkan untuk pengetasan kemiskinan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan resmi terkait wacana penghematan anggaran pertahanan dan kepolisian yang disinggung Presiden Prabowo Subianto. Pihak Istana menegaskan bahwa opsi pengurangan anggaran tersebut masih sebatas kemungkinan jika situasi mendesak.

Kondisi Fiskal Indonesia Dinilai Masih Aman

Baca Juga

Prasetyo menyampaikan bahwa fundamental ekonomi nasional saat ini dalam kondisi yang cukup kuat dan fiskal negara terjaga. Defisit anggaran dalam APBN berjalan juga masih berada pada batas yang sangat aman.

"Ya kan kemungkinan ya, kemungkinan itu kan artinya kalau memang dalam situasi yang apa namanya, dibutuhkan ya mungkin itu akan dilakukan," ujar Prasetyo di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Efisiensi Demi Mengentaskan Kemiskinan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pemerintah untuk melakukan efisiensi anggaran demi menghilangkan kemiskinan dan kelaparan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

"Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," tegas Prabowo di hadapan para personel TNI-Polri.

Komitmen Optimalisasi Anggaran Negara

Pemerintah memastikan bakal terus bekerja keras agar penggunaan anggaran dapat berdaya guna secara optimal. Istana menekankan fokus utama penghematan difokuskan pada program prioritas penanganan masyarakat miskin.