Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak meminta Kementerian Keuangan memberikan penjelasan terbuka mengenai dasar hukum serta batas kewenangan pelibatan unsur TNI dan Polri. Permintaan ini disampaikan di Jakarta pada Jumat (24/7/2026) guna menghindari multitafsir di tengah masyarakat terkait pengawasan kepatuhan wajib pajak.
Belum Pernah Dibahas Bersama DPR
Baca Juga
-
Canda Prabowo Soal Kaus Prabowonomics PKB, Gerindra Saja Tak Pakai
Presiden Prabowo berkelakar melihat kader PKB memakai kaus "Prabowonomics" saat Harlah ke-28...
-
Hadir di Harlah PKB, Prabowo Mengaku Sempat Batal Datang Karena Kelelahan
Presiden Prabowo Subianto mengaku hampir batal menghadiri puncak Harlah ke-28 PKB karena...
-
Istana Buka Suara soal Peluang Pemangkasan Anggaran Pertahanan dan Polri
Istana menjelaskan peluang pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri oleh Presiden Prabowo...
-
Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Tekankan Pekerjaan Masih Banyak
Menjelang dua tahun kepemimpinannya, Presiden Prabowo menegaskan perjalanan pemerintah masih...
Amin Ak menegaskan bahwa Komisi XI pada prinsipnya mendukung peningkatan kepatuhan perpajakan. Namun, ia menyatakan lembaganya belum pernah menerima pembahasan secara khusus mengenai mekanisme pelibatan aparat TNI-Polri tersebut. "Kami mendorong Kementerian Keuangan memberikan penjelasan yang terbuka mengenai ruang lingkup, batas kewenangan, dasar hukum, serta mekanisme pengawasannya agar tidak menimbulkan multitafsir di masyarakat," ujarnya.
Pesan Psikologis Bagi Wajib Pajak
Ia mengingatkan pemerintah agar implementasi kebijakan tetap memperhatikan aspek kepercayaan publik serta tidak membebani masyarakat kecil maupun UMKM. "Jangan sampai masyarakat kecil, UMKM, maupun kelas menengah yang selama ini berupaya memenuhi kewajibannya justru merasa takut atau terbebani secara psikologis," ungkap Amin.
Fokus pada Pengemplang Pajak Besar
Menurut Amin, pemerintah seharusnya lebih fokus melakukan penegakan hukum kepada pelaku penghindaran pajak berskala besar. "Negara harus tegas terhadap pengemplang pajak dan pelaku penghindaran pajak berskala besar, tetapi pada saat yang sama harus tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat yang beritikad baik," tandasnya.