Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan sebanyak 911 rumah siswa Sekolah Rakyat (SR) telah memenuhi syarat untuk dirombak. Program perbaikan rumah ini dilaksanakan Kemensos berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta pada Selasa (21/7/2026).
Target Alokasi dan Kendala Verifikasi
Baca Juga
-
Istana Buka Suara soal Peluang Pemangkasan Anggaran Pertahanan dan Polri
Istana menjelaskan peluang pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri oleh Presiden Prabowo...
-
Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Tekankan Pekerjaan Masih Banyak
Menjelang dua tahun kepemimpinannya, Presiden Prabowo menegaskan perjalanan pemerintah masih...
-
Polri Ingatkan Pelajar Berpotensi Jadi Korban dan Pelaku Kejahatan AI
Polri mengingatkan pelajar berisiko menjadi korban sekaligus pelaku kejahatan AI dan menargetkan...
-
Prabowo Dorong Digitalisasi Pemerintahan, Wacanakan Kartu Identitas Tunggal
Presiden Prabowo Subianto mendorong transformasi digital birokrasi dan memproyeksikan penerapan...
Gus Ipul menjelaskan alokasi perbaikan rumah bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat tahun ini menyasar 10.000 unit. Namun, dari 2.000 rumah yang sudah diverifikasi, baru 911 rumah yang dinyatakan lolos kriteria.
Ada dua kendala utama yang membuat sebagian besar rumah gugur verifikasi. Alasan paling dominan adalah legalitas kepemilikan tanah serta lokasi penerima manfaat yang menyebar secara tunggal di satu desa.
"Yang dominan ini terkait kepemilikan tanah. Yang kedua karena dia tercecer, hanya satu desa, satu keluarga. Padahal ketentuannya harus beberapa penerima manfaat di satu desa," kata Gus Ipul.
Penyederhanaan Syarat dan Dukungan Program
Untuk mempermudah proses, Mensos mengusulkan agar syarat kepemilikan tanah cukup melampirkan surat keterangan dari RT, RW, atau kelurahan. Ia juga meminta syarat minimal penerima per desa dihapus agar semua siswa yang membutuhkan bisa terjangkau.
Menteri PKP Maruarar Sirait merespons positif usulan tersebut untuk menyukseskan program strategis Presiden Prabowo Subianto. Pihaknya berjanji akan segera berkoordinasi agar renovasi rumah dapat terealisasi secepatnya.
"Arahan Presiden, Sekolah Rakyat adalah program unggulan dan strategis dari Bapak Presiden Prabowo, dan saya pasti mendukung," tegas Maruarar.