Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih bahwa pekerjaan dan perjuangan pemerintahannya masih sangat banyak menjelang dua tahun masa kepemimpinan. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Soroti Pencapaian Pangan dan Energi
Baca Juga
-
Polri Ingatkan Pelajar Berpotensi Jadi Korban dan Pelaku Kejahatan AI
Polri mengingatkan pelajar berisiko menjadi korban sekaligus pelaku kejahatan AI dan menargetkan...
-
Prabowo Minta Keterlibatan TNI-Polri di Sawah Tak Perlu Dipersoalkan
Presiden Prabowo Subianto meminta semua pihak tidak mempersoalkan langkah keterlibatan TNI dan...
-
Prabowo Minta Pemimpin Tak Takut Rapor Jelek Lembaga Rating Global
Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat tidak takut dengan isu rapor jelek dari lembaga...
-
Yusril Ungkap Sidang Kabinet Prabowo Tak Bahas Kasus Febrie Adriansyah
Menteri Koordinator Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra memastikan kasus dugaan korupsi eks...
Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Prabowo mengaku bangga atas sejumlah capaian strategis nasional. Indonesia tercatat berhasil mewujudkan swasembada beras dan mencapai nilai tukar petani tertinggi sepanjang sejarah NKRI.
Di sektor energi, pemerintah sukses memperkuat kemandirian nasional melalui penerapan B50, yaitu bahan bakar solar berbasis 50 persen kelapa sawit. Langkah ini dinilai efektif mengikis ketergantungan impor energi.
Pemberantasan Mafia dan Kebijakan Pro-Rakyat
Prabowo meminta jajarannya tidak ragu mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyat serta tidak mudah gentar terhadap tekanan luar. "Jadi jangan ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang rasional," tegas Prabowo.
Ia juga menginstruksikan penindakan tegas terhadap praktik ilegal yang merugikan negara. Sektor tambang ilegal, penebangan liar, hingga kejahatan perpajakan seperti under-invoicing dan transfer pricing menjadi fokus utama untuk diberantas.
Estafet Kepemimpinan Nasional
Dalam penutup arahannya, Prabowo menekankan bahwa keberhasilan pembangunan hari ini merupakan hasil keberlanjutan dari para pemimpin terdahulu. Ia berkomitmen melanjutkan dan menyempurnakan fondasi ekonomi serta industri yang sudah terbangun.