Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih bahwa pekerjaan dan perjuangan pemerintahannya masih sangat banyak menjelang dua tahun masa kepemimpinan. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Soroti Pencapaian Pangan dan Energi
Baca Juga
-
Canda Prabowo Soal Kaus Prabowonomics PKB, Gerindra Saja Tak Pakai
Presiden Prabowo berkelakar melihat kader PKB memakai kaus "Prabowonomics" saat Harlah ke-28...
-
Hadir di Harlah PKB, Prabowo Mengaku Sempat Batal Datang Karena Kelelahan
Presiden Prabowo Subianto mengaku hampir batal menghadiri puncak Harlah ke-28 PKB karena...
-
Istana Buka Suara soal Peluang Pemangkasan Anggaran Pertahanan dan Polri
Istana menjelaskan peluang pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri oleh Presiden Prabowo...
-
Kemenkeu Diminta Jelaskan Batas Keterlibatan TNI-Polri Awasi Pajak
Anggota Komisi XI DPR RI meminta Kemenkeu menjelaskan dasar hukum dan ruang lingkup pelibatan...
Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Prabowo mengaku bangga atas sejumlah capaian strategis nasional. Indonesia tercatat berhasil mewujudkan swasembada beras dan mencapai nilai tukar petani tertinggi sepanjang sejarah NKRI.
Di sektor energi, pemerintah sukses memperkuat kemandirian nasional melalui penerapan B50, yaitu bahan bakar solar berbasis 50 persen kelapa sawit. Langkah ini dinilai efektif mengikis ketergantungan impor energi.
Pemberantasan Mafia dan Kebijakan Pro-Rakyat
Prabowo meminta jajarannya tidak ragu mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyat serta tidak mudah gentar terhadap tekanan luar. "Jadi jangan ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang rasional," tegas Prabowo.
Ia juga menginstruksikan penindakan tegas terhadap praktik ilegal yang merugikan negara. Sektor tambang ilegal, penebangan liar, hingga kejahatan perpajakan seperti under-invoicing dan transfer pricing menjadi fokus utama untuk diberantas.
Estafet Kepemimpinan Nasional
Dalam penutup arahannya, Prabowo menekankan bahwa keberhasilan pembangunan hari ini merupakan hasil keberlanjutan dari para pemimpin terdahulu. Ia berkomitmen melanjutkan dan menyempurnakan fondasi ekonomi serta industri yang sudah terbangun.