Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, meminta program Home Care di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Program layanan kesehatan yang resmi diluncurkan pada Jumat (24/7/2026) ini dinilai sangat layak menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia.
Sejalan dengan Visi Presiden Prabowo
Baca Juga
-
Canda Prabowo Soal Kaus Prabowonomics PKB, Gerindra Saja Tak Pakai
Presiden Prabowo berkelakar melihat kader PKB memakai kaus "Prabowonomics" saat Harlah ke-28...
-
Hadir di Harlah PKB, Prabowo Mengaku Sempat Batal Datang Karena Kelelahan
Presiden Prabowo Subianto mengaku hampir batal menghadiri puncak Harlah ke-28 PKB karena...
-
Istana Buka Suara soal Peluang Pemangkasan Anggaran Pertahanan dan Polri
Istana menjelaskan peluang pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri oleh Presiden Prabowo...
-
Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Tekankan Pekerjaan Masih Banyak
Menjelang dua tahun kepemimpinannya, Presiden Prabowo menegaskan perjalanan pemerintah masih...
Kawendra menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya saat peluncuran program di Puskesmas Kecamatan Sumberbaru. Ia menilai inisiatif Pemkab Jember sejalan dengan berbagai program kesehatan nasional yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto seperti cek kesehatan gratis.
"Izin Abang Wamen, mohon program ini disampaikan ke Pak Presiden bahwa di Jember sudah memberikan contoh kepada masyarakat Indonesia. Kita bisa mewujudkan program dokter untuk rumah tangga, untuk keluarga yang tidak mampu melalui program Home Care ini," ujar Kawendra.
Sasar Lima Kelompok Warga Prioritas
Program Home Care Jember melibatkan sebanyak 1.200 tenaga kesehatan untuk mendatangi langsung rumah warga yang kesulitan mengakses layanan medis. Pada tahap awal, layanan ini memprioritaskan lima kelompok masyarakat rentan.
Kelompok tersebut meliputi lansia dengan penyakit kronis, ibu hamil berisiko tinggi, penyandang disabilitas, anak yang mengalami stunting, serta warga tidak mampu yang menderita penyakit berkepanjangan. Tenaga kesehatan yang bertugas akan melakukan pemeriksaan dasar, tindakan keperawatan, hingga menghubungkan pasien dengan dokter lewat telemedicine.