Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mendatangi Klinik Mordent di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya seorang pria bernama Sutrimo pada Senin, 27 Juli 2026.
Kondisi Klinik dan Penuturan Warga
Baca Juga
-
Canda Prabowo Soal Kaus Prabowonomics PKB, Gerindra Saja Tak Pakai
Presiden Prabowo berkelakar melihat kader PKB memakai kaus "Prabowonomics" saat Harlah ke-28...
-
Hadir di Harlah PKB, Prabowo Mengaku Sempat Batal Datang Karena Kelelahan
Presiden Prabowo Subianto mengaku hampir batal menghadiri puncak Harlah ke-28 PKB karena...
-
Istana Buka Suara soal Peluang Pemangkasan Anggaran Pertahanan dan Polri
Istana menjelaskan peluang pemangkasan anggaran pertahanan dan Polri oleh Presiden Prabowo...
-
Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Prabowo Tekankan Pekerjaan Masih Banyak
Menjelang dua tahun kepemimpinannya, Presiden Prabowo menegaskan perjalanan pemerintah masih...
Lebih dari lima petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB untuk memeriksa area klinik. Berdasarkan pantauan, kondisi bangunan tampak terbengkalai dengan halaman dipenuhi semak liar serta garis polisi yang masih terpasang di pagar.
Warga sekitar bernama Jon menyebutkan bahwa klinik tersebut sudah lama tidak beroperasi sejak masa pandemi Covid-19. "Saya tahunya memang sudah enggak aktif, sudah enggak beroperasi sudah lama," ujar Jon di lokasi.
Penyelidikan Identitas dan Penyebab Kematian
Di tengah penyelidikan, beredar informasi yang menyebut Sutrimo merupakan kepala rumah tangga di rumah dinas mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa informasi itu masih didalami. "Masih didalami," kata Budi.
Hingga kini, pihak kepolisian belum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian korban. Seluruh hasil penyelidikan baru akan diumumkan setelah pengumpulan fakta dan alat bukti lengkap.