Olympique Lyonnais (OL) dipastikan bakal berjumpa Sparta Prague pada babak ketiga kualifikasi Liga Champions. Skuad asuhan Paulo Fonseca wajib mewaspadai kekuatan raksasa Republik Ceko tersebut demi mengamankan tiket ke putaran utama.
Runner-up Liga Ceko dan Klub Historis
Baca Juga
-
Buntut Kericuhan Final Piala Dunia 2026, FIFA Investigasi Sanksi Timnas Argentina
FIFA menyelidiki aksi kekerasan yang melibatkan pemain dan staf Argentina usai laga final Piala...
-
Dominasi Sepak Bola Dunia, Timnas Spanyol Diprediksi Bertahta Lama
Sukses mengawinkan gelar Euro 2024 dan Piala Dunia 2026, Spanyol diprediksi akan mendominasi...
-
Gagal Juara Piala Dunia, Rodrigo De Paul Semprot Para Pengkritik Argentina
Rodrigo De Paul membela Timnas Argentina dari gelombang kritik dan tuduhan konspirasi setelah...
-
Jhon Duran Resmi Bergabung ke Benfica Usai Dipinjamkan dari Al-Nassr
Jhon Duran resmi hengkang ke Benfica dengan status pinjaman dari Al-Nassr. Ini menjadi klub...
Sparta Prague mengamankan tiket kualifikasi usai finis sebagai runner-up Liga Ceko musim 2025-2026 di bawah arahan pelatih Brian Priske. Sepanjang musim, mereka membukukan 19 kemenangan, 6 imbang, dan 5 kekalahan, serta amat tangguh saat bermain di kandang.
Berdiri sejak 1893, Sparta Prague merupakan pemegang rekor 14 kali juara Liga Ceko. Klub legendaris ini pernah melahirkan deretan pemain bintang dunia seperti Petr Cech, Patrik Berger, Pavel Nedved, Tomas Rosicky, hingga Jan Koller.
Potensi Ajang Reuni Adam Karabec
Laga ini juga bisa menjadi ajang reuni bagi penyerang Ceko berusia 23 tahun, Adam Karabec. Karabec baru saja berpisah dari Lyon pada pertengahan Juni setelah masa peminjamannya berakhir tanpa diubah menjadi status permanen.
Selama memperkuat Lyon, Karabec mencatatkan 34 penampilan dengan torehan 3 gol dan 3 assist. Kini ia berpeluang tampil membela Sparta Prague untuk menghadapi deretan mantan rekannya.
Rekor Buruk Lawan Klub Prancis dan Lini Serang Mematikan
Secara histori, Sparta Prague memiliki rekor buruk saat bertemu tim asal Prancis. Dari 15 kali bentrokan, mereka hanya sanggup memetik 2 kemenangan. Khusus melawan Lyon, Sparta kalah 5 kali dan imbang 1 kali dari 6 duel.
Meski demikian, Lyon tidak boleh jemawa karena Sparta Prague memiliki duet maut di lini depan, yakni Lukas Haraslin dan Jan Kuchta. Kombinasi kedua pemain tersebut total menyumbang 30 gol di semua kompetisi musim lalu dan siap mengancam pertahanan Rhodanien.