5 Hal tentang Sparta Prague, Calon Lawan OL di Kualifikasi Liga Champions

Sparta Prague dipastikan bakal menjadi lawan Olympique Lyonnais di babak ketiga kualifikasi Liga Champions.
Sparta Prague dipastikan bakal menjadi lawan Olympique Lyonnais di babak ketiga kualifikasi Liga Champions.
Ringkasan: Olympique Lyonnais bakal berhadapan dengan raksasa Ceko, Sparta Prague, pada babak ketiga kualifikasi Liga Champions.

Olympique Lyonnais (OL) dipastikan bakal berjumpa Sparta Prague pada babak ketiga kualifikasi Liga Champions. Skuad asuhan Paulo Fonseca wajib mewaspadai kekuatan raksasa Republik Ceko tersebut demi mengamankan tiket ke putaran utama.

Runner-up Liga Ceko dan Klub Historis

Baca Juga

Sparta Prague mengamankan tiket kualifikasi usai finis sebagai runner-up Liga Ceko musim 2025-2026 di bawah arahan pelatih Brian Priske. Sepanjang musim, mereka membukukan 19 kemenangan, 6 imbang, dan 5 kekalahan, serta amat tangguh saat bermain di kandang.

Berdiri sejak 1893, Sparta Prague merupakan pemegang rekor 14 kali juara Liga Ceko. Klub legendaris ini pernah melahirkan deretan pemain bintang dunia seperti Petr Cech, Patrik Berger, Pavel Nedved, Tomas Rosicky, hingga Jan Koller.

Potensi Ajang Reuni Adam Karabec

Laga ini juga bisa menjadi ajang reuni bagi penyerang Ceko berusia 23 tahun, Adam Karabec. Karabec baru saja berpisah dari Lyon pada pertengahan Juni setelah masa peminjamannya berakhir tanpa diubah menjadi status permanen.

Selama memperkuat Lyon, Karabec mencatatkan 34 penampilan dengan torehan 3 gol dan 3 assist. Kini ia berpeluang tampil membela Sparta Prague untuk menghadapi deretan mantan rekannya.

Rekor Buruk Lawan Klub Prancis dan Lini Serang Mematikan

Secara histori, Sparta Prague memiliki rekor buruk saat bertemu tim asal Prancis. Dari 15 kali bentrokan, mereka hanya sanggup memetik 2 kemenangan. Khusus melawan Lyon, Sparta kalah 5 kali dan imbang 1 kali dari 6 duel.

Meski demikian, Lyon tidak boleh jemawa karena Sparta Prague memiliki duet maut di lini depan, yakni Lukas Haraslin dan Jan Kuchta. Kombinasi kedua pemain tersebut total menyumbang 30 gol di semua kompetisi musim lalu dan siap mengancam pertahanan Rhodanien.