Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan perbukitan area Waterpom atau Malanu Pasir, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (21/7/2026). Kobaran api yang berkobar sejak siang hingga pukul 21.00 WIT tersebut berhasil dipadamkan oleh tim gabungan sebelum meluas ke permukiman.
Sinergi Puluhan Personel Gabungan di Lokasi Kejadian
Baca Juga
-
Kompas.com Sabet Penghargaan Media Online Tepercaya Versi Superbrands 2019
Kompas.com kembali menyabet penghargaan Trusted Online Media dalam Gala Awards Superbrands 2019...
-
5 Hal tentang Sparta Prague, Calon Lawan OL di Kualifikasi Liga Champions
Olympique Lyonnais bakal berhadapan dengan raksasa Ceko, Sparta Prague, pada babak ketiga...
-
Aksi Leandro Paredes di Final Piala Dunia Tak Dipersoalkan Publik Argentina
Publik dan media Argentina tidak memusingkan insiden kartu merah kontroversial Leandro Paredes...
-
Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Tulis Pesan Menohok
Lisandro Martinez memberikan pesan menohok usai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala...
Peristiwa ini sempat memicu kekhawatiran warga lantaran titik api berada cukup dekat dengan permukiman. Menanggapi laporan warga, lebih dari 50 personel gabungan dari Polresta Sorong Kota, TNI dari Korem 181/PVT Sorong, serta Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung diterjunkan ke lokasi.
Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin mengapresiasi penanganan cepat di lapangan. "Terus kami mengkoordinasikan juga dengan pemadam, pemadam sudah datang, terus standby, ya bersyukurnya sampai jam sekarang ini sinergisitas TNI-Polri dalam memadamkan api, apinya alhamdulillah sudah padam," ujarnya.
Tantangan Angin Kencang dan Imbauan untuk Warga
Proses pemadaman sempat terkendala oleh kondisi cuaca musim kemarau serta angin kencang di area perbukitan. Meski demikian, petugas berhasil mengisolasi titik api utama sehingga kobaran api tidak sampai membakar rumah warga.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan di tengah kondisi cuaca yang sedang kering dan berangin demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Situasi Dipastikan Kondusif
Hingga Selasa malam pukul 22.35 WIT, situasi di lokasi bekas kebakaran dipastikan telah aman dan kondusif. Petugas gabungan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya percikan api susulan.