Kiper utama Timnas Argentina, Emiliano Martinez, mengisyaratkan bakal menyudahi karier internasionalnya bersama skuad Albiceleste. Sinyal pensiun ini disampaikan penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut lewat unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, dua hari usai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol lewat babak perpanjangan waktu di final Piala Dunia.
Kecewa Gagal Pertahankan Gelar Juara Dunia
Baca Juga
-
5 Hal tentang Sparta Prague, Calon Lawan OL di Kualifikasi Liga Champions
Olympique Lyonnais bakal berhadapan dengan raksasa Ceko, Sparta Prague, pada babak ketiga...
-
Aksi Leandro Paredes di Final Piala Dunia Tak Dipersoalkan Publik Argentina
Publik dan media Argentina tidak memusingkan insiden kartu merah kontroversial Leandro Paredes...
-
Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Tulis Pesan Menohok
Lisandro Martinez memberikan pesan menohok usai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala...
-
Bos La Liga Javier Tebas Kecam FIFA Soal Wacana Piala Dunia 64 Tim
Presiden La Liga Javier Tebas mengecam keras wacana FIFA yang mempertimbangkan ekspansi Piala...
Dalam peryataannya, Martinez mengekspresikan rasa duka mendalam akibat kegagalan membawa pulang trofi Piala Dunia ke negaranya. Ia mengaku impian besarnya untuk kembali mencetak sejarah bersama Argentina harus kandas di laga puncak.
"Saya bermimpi kami memenangkannya lagi, saya bermimpi membawanya kembali ke Argentina dan membuat sejarah sekali lagi," tulis kiper yang akrab disapa Dibu tersebut.
Pertimbangkan Masa Depan di Tim Nasional
Pemain yang kini membela Aston Villa itu membeberkan bahwa kekalahan tersebut membuatnya merenungkan masa depannya di tim nasional. Ia secara terbuka mempertimbangkan apakah ini saat yang tepat untuk mundur dari panggung internasional.
"Jujur saja, kekecewaan ini sulit dijelaskan. Sekarang saatnya memikirkan banyak hal, melihat bagaimana melangkah ke depan, dan bertanya pada diri sendiri apakah ini saatnya untuk mundur," ungkap peraih dua kali Trofi Yachine itu.
Kerugian Besar Bagi Skuad Albiceleste
Martinez menyampaikan permohonan maaf kepada publik Argentina karena merasa sudah memberikan kemampuan terbaiknya di lapangan. Meskipun Argentina harus puas menjadi runner-up, ia tampil sangat solid dan menjadi salah satu pemain terbaik di laga final tersebut.
Potensi pensiunnya pemilik 67 caps ini tentu menjadi pukulan telak bagi pelatih Lionel Scaloni. Sejauh ini, pelatih Argentina itu mengandalkan Geronimo Rulli dan Juan Musso sebagai kiper pelapis, yang secara pengalaman masih di bawah Martinez.