Kecam Sikip Paredes usai Finale Piala Dunia 2026, Zlatan Ibrahimovic Sebut Ingin Tanduknya

Zlatan Ibrahimovic saat menjadi pengamat di Piala Dunia 2026
Zlatan Ibrahimovic saat menjadi pengamat di Piala Dunia 2026
Ringkasan: Zlatan Ibrahimovic mengecam tindakan buruk Leandro Paredes yang menyerang pemain Spanyol usai laga final Piala Dunia 2026.

Mantan striker legendaris Swedia, Zlatan Ibrahimovic, mengecam keras aksi kurang terpuji gelandang Argentina Leandro Paredes usai laga final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, Minggu lalu. Ibrahimovic yang kini menjadi pengamat sepak bola bahkan mengaku ingin menanduk Paredes jika dirinya berada di lapangan.

Kritik Pedas Ibrahimovic

Baca Juga

Paredes menjadi sorotan usai kedapatan memukul dua pemain Spanyol, Gavi dan Eric Garcia, menyusul kekalahan 0-1 Argentina dari La Roja lewat babak perpanjangan waktu. Meski FIFA sempat membatalkan hukuman kartu merah langsung di lapangan, tindakan provokatif Paredes memicu kemarahan Ibrahimovic.

"Paredes beruntung tidak ada pemain seperti saya di lapangan. Jika saya ada di sana, saya akan menanduknya dan biarlah saya yang dikartu merah," ujar Ibrahimovic saat bertugas sebagai pengamat Fox Sports.

Eks penyerang PSG dan AC Milan berusia 44 tahun tersebut menegaskan bahwa aksi gertak dan serangan Paredes kepada pemain muda Spanyol merupakan bentuk sikap yang sangat tidak profesional.

Soroti Reaksi Pasif Pemain Spanyol

Ibrahimovic juga mengaku heran dengan respons dari para pemain Spanyol saat rekan setim mereka diserang oleh Paredes. Menurutnya, pemain Spanyol kurang menunjukkan perlindungan kepada rekannya di lapangan saat keributan terjadi.

"Saya tidak tahu apa yang dilakukan para pemain Spanyol. Mereka hanya berdiri menyaksikan pemain lain memukul rekan setimnya," kata Ibrahimovic menambahkan.

Paredes Terancam Sanksi FIFA

Meskipun lolos dari sanksi langsung wasit usai laga berakhir, Paredes dipastikan tidak akan melenggang bebas begitu saja. Komisi Disiplin FIFA dilaporkan bakal membuka penyelidikan resmi guna mengusut keributan dan tindakan kekerasan yang melibatkan gelandang tim Tango tersebut.

Sementara itu di Madrid, skuad Spanyol yang tengah merayakan gelar juara dunia menyikapi insiden tersebut dengan santai. Fabian Ruiz bahkan tertawa saat membawa poster buatan fans yang menyarankan pertarungan tinju antara Gavi dan Paredes di bus parade kemenangan mereka.