Performa Buruk Rayan Cherki di Piala Dunia 2026 Pemicu Khawatir Walid Acherchour

Rayan Cherki saat membela Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2026.
Rayan Cherki saat membela Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2026.
Ringkasan: Performa dan sikap Rayan Cherki selama Piala Dunia 2026 dinilai gagal dan bisa menjadi sinyal bahaya bagi calon pelatih Prancis, Zinedine Zidane.

Penampilan penggawa Manchester City, Rayan Cherki, dalam debutnya bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 Amerika Serikat menjadi sorotan tajam. Pengamat sepak bola Walid Acherchour menilai performa serta sikap sang pemain gagal memenuhi ekspektasi hingga menorehkan catatan merah.

Menit Bermain Minim dan Frustrasi yang Terlihat

Baca Juga

Sepanjang turnamen yang menempatkan Prancis di posisi keempat tersebut, Cherki hanya mencatatkan total 124 menit bermain. Mantan pemain Lyon itu cuma sekali dipercaya sebagai starter saat melawan Inggris pada perebutan tempat ketiga, serta sisanya masuk sebagai pemain pengganti dalam enam laga.

Acherchour mengungkapkan keprihatinannya saat berbicara dalam acara After Foot di RMC. "Saya menyukai pemain ini, tetapi dari sudut pandang olahraga, Piala Dunia kali ini gagal baginya," ujar Acherchour.

Ia menambahkan bahwa Cherki merasa frustrasi akibat minimnya menit bermain, seperti saat hanya diturunkan tiga menit melawan Senegal. "Rasa frustrasi tersebut berdampak negatif sepanjang turnamen. Padahal Didier Deschamps sudah bersikap baik dengan tetap memberinya kesempatan bermain," tambahnya.

Sikap di Luar Lapangan yang Menjadi Sorotan

Sikap Cherki di AS juga mengundang kritik tajam dari publik media. Saat digantikan pada jeda babak pertama melawan Inggris, Cherki terlihat berbaring santai di dekat bangku cadangan seolah tidak acuh dengan jalannya pertandingan, tak lama setelah berselisih dengan pelatih saat jeda minum.

Insiden serupa juga sempat terjadi saat laga melawan Swedia ketika reaksi Cherki terhadap instruksi Deschamps dinilai tidak profesional. Cherki yang sejatinya diproyeksikan menjadi kartu truf dari bangku cadangan justru gagal memberikan dampak positif.

Peringatan 'Red Flag' untuk Zinedine Zidane

Dengan berakhirnya era Didier Deschamps, Cherki kini harus mampu meyakinkan calon pelatih anyar Les Bleus, Zinedine Zidane, yang peresmiannya diperkirakan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Acherchour menilai situasi ini sebagai bahaya latend bagi sang juru taktik baru.

"Jika saya di posisi Zidane, saya akan melihat apa yang terjadi. Saya tidak bilang tidak akan memanggilnya, tetapi ada bendera merah ("red flags") sebelum memberinya kunci permainan dan menit bermain," kata Acherchour.

Ia berharap orang-orang terdekat Cherki dan pelatihnya di klub, Enzo Maresca, dapat membimbing sang pemain muda agar segera membenahi sikap acuh tak acuhnya sebelum melangkah lebih jauh.