Sebuah jet tempur F-16 milik Rumania menembak jatuh drone yang diduga milik Rusia setelah menerobos wilayah udara negara tersebut pada Jumat (24/7/2026). Peristiwa ini menjadi intersepsi pertama yang berhasil dilakukan Rumania sejak invasi skala penuh Rusia ke Ukraina dimulai.
Kronologi Pencegatan Drone
Baca Juga
-
Anak Imigran Korban Penembakan ICE di Texas Tuntut Penyelidikan Transparan
Anak-anak imigran asal Meksiko yang tewas ditembak ICE di Texas menuntut pertanggungjawaban...
-
AS Catat 2.318 Kasus Campak di 2026, Melampaui Total Kasus Tahun Lalu
Amerika Serikat mengonfirmasi 2.318 kasus campak sepanjang 2026, melampaui rekor tahun 2025...
-
AS Ungkap Biaya Perang Lawan Iran Tembus Rp 611 Triliun
Pemerintah AS memperkirakan biaya perang melawan Iran telah mencapai USD 37,5 miliar, naik tajam...
-
Jelang Pemilu, Serangan Israel ke Gaza dan Tepi Barat Kian Merajalela
Serangan militer dan pemukim Israel di Gaza serta Tepi Barat semakin brutal jelang pemilu...
Kementerian Pertahanan Nasional Rumania menyatakan radar pertama kali mendeteksi drone sekitar 20 kilometer timur pelabuhan Sulina di Laut Hitam. Drone tersebut kemudian melintasi wilayah udara nasional menuju rute Braila, Fetesti, dan wilayah Buzau.
Dua jet Eurofighter Typhoon milik Italia yang ditugaskan dalam misi kepolisian udara NATO bergabung dengan dua F-16 Rumania. Salah satu jet F-16 Rumania lalu melepaskan rudal udara-ke-udara dan menjatuhkan sasaran di area tak berpenghuni dekat desa Padina.
Penjelasan Presiden dan Sumber Militer
Presiden Rumania Nicusor Dan mengonfirmasi bahwa penembakan dilakukan di atas wilayah yang tidak berpenghuni. Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden penembakan drone tersebut.
Sumber militer Rumania menyebut Rusia diduga kuat sebagai titik asal drone tersebut. Dugaan ini mengacu pada pola pelanggaran wilayah udara yang berulang kali terjadi di kawasan tersebut.
Eskalasi Ketegangan di Wilayah NATO
Rumania yang berbatasan langsung dengan Ukraina telah mencatat puluhan kali pelanggaran batas wilayah oleh drone sejak perang pecah. Insiden kali ini menandai keberhasilan pertama militer Rumania dalam mengintersepsi drone penyusup.
Kecaman keras datang dari pejabat NATO dan Uni Eropa atas peristiwa ini. Komisi Eropa menegaskan bahwa perang yang dilancarkan Rusia telah melampaui batas, sementara Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menilai tindakan Moscow membahayakan semua pihak.