Kebakaran Hutan Dahsyat Landa Eropa Barat Daya, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi

Asap tebal mengepul akibat kebakaran hutan yang meluas di wilayah barat daya Eropa.
Asap tebal mengepul akibat kebakaran hutan yang meluas di wilayah barat daya Eropa.
Ringkasan: Kebakaran hutan parah di Prancis dan Spanyol memaksa evakuasi lebih dari 325.000 warga di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa.

Kebakaran hutan hebat yang melanda wilayah barat daya Eropa telah memaksa otoritas Prancis dan Spanyol mengevakuasi lebih dari 325.000 warga dari rumah mereka sejak awal Juli 2026. Bencana ini dipicu oleh gelombang panas ekstrem yang mencetak rekor dan menghanguskan ratusan ribu hektare lahan di kedua negara.

Situasi Kritis di Prancis dan Spanyol

Baca Juga

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menyatakan bahwa sekitar 115.000 hektare lahan telah terbakar di negaranya sejak awal tahun. Sementara itu, data Copernicus European Forest Information System mencatat 119.458 hektare lahan telah hangus di Spanyol hingga 22 Juli lalu.

Di Prancis, amukan api ini menjadi salah satu yang terburuk sejak Perang Dunia II dan telah meluas hingga kawasan Semenanjung Cap Ferret serta wilayah sekitar Bordeaux. Kobaran api yang bergerak mendekati kota utama membuat situasi krisis semakin tidak terkendali.

Kendala Pemadaman dan Fenomena Langka

Petugas pemadam kebakaran menghadapi kesulitan besar akibat kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang yang mempercepat laju api. Ilmuwan bahkan memperingatkan kemunculan awan pyrocumulonimbus yang belum pernah terjadi sebelumnya di Eropa barat daya, yang dapat memicu petir kering serta memperparah kebakaran.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyampaikan bahwa pemerintahannya akan segera mendeklarasikan status darurat perlindungan sipil untuk provinsi-provinsi tengah yang terdampak parah. Uni Eropa dan sejumlah negara tetangga seperti Italia, Yunani, serta Portugal turut mengerahkan bantuan armada udara dan personel militer.

Dampak Perubahan Iklim Global

Para ahli menegaskan bahwa peningkatan suhu global dan perubahan iklim menjadi p utama yang memperparah intensitas gelombang panas di Eropa. Sebagai benua yang memanas paling cepat di dunia, Eropa kini dihadapkan pada tantangan besar untuk memperbarui kebijakan mitigasi bencana demi menghadapi ancaman iklim di masa depan.