Jumlah masyarakat yang mengalami kelaparan di seluruh dunia dilaporkan terus menurun dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertajuk State of Food Security and Nutrition in the World, sekitar 645 juta orang menghadapi kelaparan pada 2025.
Angka tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 14 juta orang dibandingkan tahun 2024 dan berkurang 43 juta orang dari tahun 2022. Meskipun demikian, tingkat kelaparan global saat ini tercatat masih lebih tinggi dibandingkan kondisi pada tahun 2019 sebelum pandemi COVID-19 melanda dunia.
Baca Juga
-
MSF Desak Israel Segera Bebaskan Petugas Medis Palestina yang Ditahan
MSF mengecam keras penahanan puluhan tenaga medis Palestina oleh Israel. Banyak dokter...
-
Parlemen Prancis Sahkan Undang-Undang Reformasi Olahraga Profesional
Parlemen Prancis resmi mengesahkan UU reformasi olahraga profesional yang memberi wewenang...
-
Skandal Dana Kripto Menguncang Reform UK, Nigel Farage Terjerat Investigasi
Nigel Farage dan partai Reform UK terseret skandal dana donor kripto dari Christopher Harborne...
-
Tersangka Pembunuhan Politikus Inggris Ann Widdecombe Resmi Dijerat Pasal Teror
Pria 28 tahun resmi didakwa atas pembunuhan dan pasal terorisme terhadap mantan menteri Inggris...
Afrika Jadi Wilayah Paling Parah Terdampak Kelaparan
Afrika masih menjadi titik terparah krisis pangan dunia. Pada tahun 2025, diperkirakan 309 juta orang di Afrika mengalami kekurangan gizi, yang setara dengan satu dari lima orang di benua tersebut atau hampir separuh dari total populasi lapar di dunia.
Sebagai pembanding, Asia mencatat 292 juta orang (6 persen populasi) mengalami kekurangan gizi, sementara Amerika Latin dan Karibia berada di angka 32 juta orang (4,8 persen). Asia dan Amerika Latin dinilai berhasil mencatatkan kemajuan konstan dalam menekan angka kelaparan.
Tantangan Biaya Makanan Sehat dan Bencana Kelaparan Parah
Selain kelaparan, kemampuan masyarakat mengakses makanan sehat juga menjadi perhatian. Meski jumlah orang yang tidak mampu membeli makanan sehat turun dari 2,97 miliar pada 2021 menjadi 2,69 miliar pada 2025, biaya harian makanan sehat rata-rata global justru naik mencapai USD 4,28 per hari.
Di sisi lain, laporan terpisah dari FAO dan WFP (Global Report on Food Crises 2026) mengungkapkan sekitar 1,4 juta orang di dunia menghadapi tingkat kelaparan katastropik (Fase 5 IPC/CH). Gaza mencatatkan jumlah tertinggi dengan 640.700 jiwa atau 32 persen populasinya yang berada dalam kondisi kelaparan parah akibat konflik dan pembatasan bantuan.