Parlemen Prancis resmi mengesahkan undang-undang baru terkait reformasi olahraga profesional secara definitif. Aturan ini memberi wewenang kepada federasi olahraga untuk membentuk perusahaan komersial sendiri yang akan mengelola hak bisnis menggantikan peran liga seperti LFP.
Pengaturan Hak Siar TV dan Batas Gaji Eksekutif
Baca Juga
-
Laporan PBB, Angka Kelaparan Global Turun Tapi Masih di Atas Pra-Pandemi
PBB melaporkan jumlah warga kelaparan di dunia turun menjadi 645 juta pada 2025, namun angkanya...
-
MSF Desak Israel Segera Bebaskan Petugas Medis Palestina yang Ditahan
MSF mengecam keras penahanan puluhan tenaga medis Palestina oleh Israel. Banyak dokter...
-
Skandal Dana Kripto Menguncang Reform UK, Nigel Farage Terjerat Investigasi
Nigel Farage dan partai Reform UK terseret skandal dana donor kripto dari Christopher Harborne...
-
Tersangka Pembunuhan Politikus Inggris Ann Widdecombe Resmi Dijerat Pasal Teror
Pria 28 tahun resmi didakwa atas pembunuhan dan pasal terorisme terhadap mantan menteri Inggris...
Regulasi baru ini memperketat redistribusi pendapatan hak siar televisi antar-klub. Parlemen menetapkan batasan selisih pendapatan yang tegas agar jarak penerimaan antara klub terkaya dan klub terkecil tidak terlalu lebar.
Selain redistribusi hak siar, undang-undang tersebut juga memberlakukan pembatasan atau pembatasan plafon gaji bagi para eksekutif dan pimpinan olahraga.
Aturan Multipemilikan Klub dan Peran DNCG
Berbeda dengan usulan awal Majelis Nasional, undang-undang ini batal melarang multipemilikan klub Prancis dan klub asing oleh satu investor yang sama. Namun, parlemen memperluas wewenang DNCG selaku badan pengawas keuangan sepak bola Prancis untuk menolak proses penjualan klub jika terbukti melanggar prinsip keadilan olahraga.
Undang-undang ini mencakup langkah penanganan pembajakan siaran secara langsung serta upaya mendorong popularitas kompetisi olahraga wanita. Meski demikian, Senator Fabien Gay menyoroti belum adanya jaminan model bisnis yang berkelanjutan untuk olahraga wanita.
Alat Baru bagi Pengelola Olahraga
Senator Laurent Lafon menegaskan bahwa regulasi ini berfungsi sebagai instrumen pendukung bagi pengurus olahraga. Keputusan manajemen sepenuhnya tetap berada di tangan para pimpinan.
"Undang-undang baru ini tidak akan menggantikan keputusan manajemen dari para pemimpin olahraga profesional. Kami menyediakan instrumen yang harus mereka manfaatkan sepenuhnya," kata Laurent Lafon sebelum pemungutan suara akhir.