Sekelompok pemukim Israel membakar dua masjid di lokasi terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Minggu dini hari waktu setempat. Aksi tersebut menyebabkan kerusakan parah dan diwarnai coretan grafiti bernada rasis di dinding bangunan.
Dua Masjid Sasaran Perusakan
Baca Juga
-
Anak Imigran Korban Penembakan ICE di Texas Tuntut Penyelidikan Transparan
Anak-anak imigran asal Meksiko yang tewas ditembak ICE di Texas menuntut pertanggungjawaban...
-
AS Catat 2.318 Kasus Campak di 2026, Melampaui Total Kasus Tahun Lalu
Amerika Serikat mengonfirmasi 2.318 kasus campak sepanjang 2026, melampaui rekor tahun 2025...
-
AS Ungkap Biaya Perang Lawan Iran Tembus Rp 611 Triliun
Pemerintah AS memperkirakan biaya perang melawan Iran telah mencapai USD 37,5 miliar, naik tajam...
-
Jelang Pemilu, Serangan Israel ke Gaza dan Tepi Barat Kian Merajalela
Serangan militer dan pemukim Israel di Gaza serta Tepi Barat semakin brutal jelang pemilu...
Masjid yang menjadi sasaran pembakaran adalah Masjid Al-Rahma di Qusra, sebelah selatan Nablus, serta satu masjid lagi di Desa Kour, sebelah selatan Tulkarem. Para pelaku juga menyemprotkan tulisan "Jewish revenge" saat membakar tempat ibadah tersebut.
Lonjakan Serangan Pemukim Israel
Berdasarkan data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), terdapat 3.033 serangan pemukim Israel yang tercatat antara tanggal 1 Januari 2025 hingga 31 Juni 2026. Angka ini menunjukkan rata-rata 190 serangan per bulan pada tahun 2026, yang mengalami lonjakan sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dampak dan Penggusuran Warga Palestina
Eskalasi kekerasan ini turut memicu gelombang penggusuran yang masif. Sedikitnya 1.988 warga Palestina terpaksa mengungsi di berbagai wilayah Tepi Barat hanya dalam empat bulan pertama tahun 2026, memperparah krisis kemanusiaan di kawasan tersebut.