Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menghadiri jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih di Hotel Waldorf Astoria pada Jumat (25/7), tiga bulan setelah acara serupa di Hotel Washington Hilton digagalkan oleh seorang pria bersenjata.
Acara Digelar Ulang dengan Pengamanan Ketat
Baca Juga
-
Anak Imigran Korban Penembakan ICE di Texas Tuntut Penyelidikan Transparan
Anak-anak imigran asal Meksiko yang tewas ditembak ICE di Texas menuntut pertanggungjawaban...
-
AS Catat 2.318 Kasus Campak di 2026, Melampaui Total Kasus Tahun Lalu
Amerika Serikat mengonfirmasi 2.318 kasus campak sepanjang 2026, melampaui rekor tahun 2025...
-
AS Ungkap Biaya Perang Lawan Iran Tembus Rp 611 Triliun
Pemerintah AS memperkirakan biaya perang melawan Iran telah mencapai USD 37,5 miliar, naik tajam...
-
Jelang Pemilu, Serangan Israel ke Gaza dan Tepi Barat Kian Merajalela
Serangan militer dan pemukim Israel di Gaza serta Tepi Barat semakin brutal jelang pemilu...
Acara tahunan yang sempat tertunda pada April lalu ini dihadiri oleh sekitar 700 tamu undangan, jumlah yang jauh lebih kecil dibandingkan pertemuan sebelumnya. "Seperti yang saya katakan tiga bulan lalu, pertunjukan harus terus berjalan," ujar Trump di awal pidatonya.
Jamuan ini dijadwalkan ulang setelah sebelumnya diwarnai insiden penyerangan oleh seorang pria bernama Cole Tomas Allen. Pelaku sempat menerobos gerbang keamanan dengan membawa senjata api dan pisau serta melukai seorang petugas Secret Service sebelum akhirnya berhasil diringkus.
Pujian untuk Staf dan Sindiran Khas
Dalam pidatonya, Trump memuji keberanian sejumlah pembantunya seperti Pete Hegseth, Steve Miller, dan Tom Holman saat insiden penembakan terjadi. "Mereka berdiri di atas meja, ketika sebagian besar dari kalian berada di bawah meja," ucapnya.
Selain mengenang insiden tersebut, Trump juga melontarkan sejumlah candaan dan sindiran kepada para jurnalis serta politisi oposisi yang hadir. Kehadiran Trump kali ini menandai perubahan sikap yang signifikan dibandingkan masa jabatan pertamanya saat ia memilih untuk memboikot acara tersebut.