Wabah Parasit Cyclospora Teror AS, Lebih dari 4 Ribu Orang Terinfeksi

Ilustrasi selada segar yang dikaitkan dengan penularan parasit Cyclospora di Amerika Serikat
Ilustrasi selada segar yang dikaitkan dengan penularan parasit Cyclospora di Amerika Serikat
Ringkasan: Wabah parasit Cyclospora menginfeksi ribuan warga AS dan diduga dipicu konsumsi selada impor dari Meksiko.

Wabah penyakit perut akibat parasit Cyclospora merebak di Amerika Serikat (AS) hingga menginfeksi lebih dari 4.100 orang. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan peningkatan kasus ini terjadi secara meluas di 41 negara bagian.

Ratusan Pasien Dirawat di Rumah Sakit

Baca Juga

CDC mengonfirmasi sebanyak 308 pasien yang terinfeksi Cyclospora harus menjalani perawatan di rumah sakit. Meski ratusan orang dirawat, hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat wabah tersebut.

Selain kasus terkonfirmasi, CDC memperingatkan bahwa sekitar 7.400 orang dengan dugaan infeksi masih dalam pemantauan. Jumlah total penderita diproyeksikan terus meningkat seiring investigasi yang berjalan.

Dugaan Sumber Penularan dari Selada Impor

Banyak kasus penyakit ini dikaitkan dengan konsumsi produk selada. Menanggapi temuan penjelajah medis, perusahaan AS Taylor Farms melakukan penarikan selada iceberg dari pasaran pada 17 Juli.

Selada yang ditarik tersebut ditanam di Meksiko dan telah didistribusikan ke berbagai toko serta restoran di AS. Penyidik AS menunjuk fasilitas di Meksiko sebagai sumber kuat penyebaran parasit ini.

Meksiko Buka Suara dan Bantah Temuan AS

Pemerintah Meksiko membantah hasil investigasi otoritas AS tersebut. Menteri Kesehatan Meksiko, David Kershenobich, menegaskan belum ada bukti kuat yang menunjukkan wabah berasal dari wilayahnya, khususnya Guanajuato.

Menurut Kershenobich, "Sejauh ini tidak ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa wabah berasal dari sana." Namun, otoritas setempat tetap melakukan penyelidikan di negara bagian Guanajuato.

FDA Lanjutkan Penyelidikan Rantai Pasok

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sempat memberikan informasi simpang siur mengenai asal mula wabah. Meski begitu, FDA kembali menegaskan bahwa penyelidikan rantai pasokan masih terus mengarah ke fasilitas perusahaan di Meksiko sebagai sumber parasit.