Wabah penyakit perut akibat parasit Cyclospora merebak di Amerika Serikat (AS) hingga menginfeksi lebih dari 4.100 orang. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan peningkatan kasus ini terjadi secara meluas di 41 negara bagian.
Ratusan Pasien Dirawat di Rumah Sakit
Baca Juga
-
AS Ungkap Biaya Perang Lawan Iran Tembus Rp 611 Triliun
Pemerintah AS memperkirakan biaya perang melawan Iran telah mencapai USD 37,5 miliar, naik tajam...
-
Jelang Pemilu, Serangan Israel ke Gaza dan Tepi Barat Kian Merajalela
Serangan militer dan pemukim Israel di Gaza serta Tepi Barat semakin brutal jelang pemilu...
-
Kelompok Bersenjata di Mali Bersatu, Puluhan Prajurit dan Pasukan Rusia Tewas
Aliansi kelompok bersenjata di Mali melancarkan penyergapan yang menewaskan sedikitnya 50...
-
Laporan PBB, Angka Kelaparan Global Turun Tapi Masih di Atas Pra-Pandemi
PBB melaporkan jumlah warga kelaparan di dunia turun menjadi 645 juta pada 2025, namun angkanya...
CDC mengonfirmasi sebanyak 308 pasien yang terinfeksi Cyclospora harus menjalani perawatan di rumah sakit. Meski ratusan orang dirawat, hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat wabah tersebut.
Selain kasus terkonfirmasi, CDC memperingatkan bahwa sekitar 7.400 orang dengan dugaan infeksi masih dalam pemantauan. Jumlah total penderita diproyeksikan terus meningkat seiring investigasi yang berjalan.
Dugaan Sumber Penularan dari Selada Impor
Banyak kasus penyakit ini dikaitkan dengan konsumsi produk selada. Menanggapi temuan penjelajah medis, perusahaan AS Taylor Farms melakukan penarikan selada iceberg dari pasaran pada 17 Juli.
Selada yang ditarik tersebut ditanam di Meksiko dan telah didistribusikan ke berbagai toko serta restoran di AS. Penyidik AS menunjuk fasilitas di Meksiko sebagai sumber kuat penyebaran parasit ini.
Meksiko Buka Suara dan Bantah Temuan AS
Pemerintah Meksiko membantah hasil investigasi otoritas AS tersebut. Menteri Kesehatan Meksiko, David Kershenobich, menegaskan belum ada bukti kuat yang menunjukkan wabah berasal dari wilayahnya, khususnya Guanajuato.
Menurut Kershenobich, "Sejauh ini tidak ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa wabah berasal dari sana." Namun, otoritas setempat tetap melakukan penyelidikan di negara bagian Guanajuato.
FDA Lanjutkan Penyelidikan Rantai Pasok
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sempat memberikan informasi simpang siur mengenai asal mula wabah. Meski begitu, FDA kembali menegaskan bahwa penyelidikan rantai pasokan masih terus mengarah ke fasilitas perusahaan di Meksiko sebagai sumber parasit.